Berita


SSP Transfer Kurikulum Honda ke SMK

Mentransformasi pilar GO Smart sebagai salah satu Pilar Corporate Social Responsibility ( CSR ) PT. AHM, PT. Sinar Sentosa Primatama (SSP) melakukan transfer ilmu dan teknologi Honda ke SMK se-provinsi Jambi. Empat Belas SMK yang sudah berkomitmen menggunakan kurikulum Honda melalui penandatanganan MoU dengan SSP dan AHM beberapa waktu lalu mulai menyerap kurikulum Honda melalui pelatihan 5 (lima) hari dari tanggal 18 - 22 Agustus 2015 di Main Dealer Training Center Paal 6 Jambi.
Dalam pembukaannya, Erwin Susanto GM Services & Development mengatakan “Sudah menjadi komitmen pihak Honda dan SSP memberikan kontribusi khususnya kepada dunia pendidikan Jambi melalui SMK terpilih dengan proses transfer teknologi – teknologi terupdate Honda sehingga siswa – siswa SMK mendapat kurikulum teknologi Honda”.
Dua puluh peserta yang merupakan guru teknik sepeda motor mendapatkan pelatihan kurikulum Honda semester 1 – 3 dan akan segera mentransfer lanjut ke seluruh siswa didiknya di sekolahnya masing – masing.
“Dengan pencapaian pembinaan Honda terhadap SMK sejauh ini, baru Honda yang ditunjuk BNSP (Badan Nasional Setifikasi Profesi) sebagai pelaku bisnis yang mengeluarkan sertifikasi uji kompetensi dari dunia industri kepada guru – guru SMK dan SMKN 3 Jambi adalah TUK (Tempat Uji Kompetensi) kedua di Indonesia yang akan disusul beberapa SMK unggulan lainnya yang sedang memasuki proses assessment (penilaian) dari SSP dan AHM” lanjut Erwin Susanto.
Selanjutnya team instruktur kami akan menjemput bola dengan melakukan pembinaan ke SMK – SMK melalui mobile training & supervision.Dengan prinsip link & match hanya siswa SMK yang sudah MoU dengan Honda dibantu SSP untuk proses prakerin / magang di seluruh bengkel resmi yang tersebar se-provinsi Jambi.
Dengan transfer kurikulum teknologi Honda, kami berharap bahwa sisiwa SMK KTSM (Kelas Teknik Sepeda Motor) memiliki kompetensi terbaik sehingga kedepannya bisa bekerja di dunia otomotif atau menjadi pengusaha dengan membuka lapangan kerja sendiri dengan membuka bengkel sendiri.
Adapun SMK yang mendapat pelatihan tersebut adalah SMK Budi Luhur, SMK 11 Sarolangun, SMK N 3 Kota Jambi, SMK 1 Tungkal Ulu, SMK Praskab, SMK 10 Muara Jambi, SMK 7 Muara Jambi, SMK 2 Sarolangun, SMK Nurul Fallah, SMK 1 Pelepat Ilir, SMK Miftahul’ulum, SMK 10 Muara Jambi.